sumber gambar: https://tinyurl.com/y4js4kqc Sebelumnya, saya tidak tahu siapa penulis buku Wajah Terakhir. Mona Sylviana sangatlah asing di telinga. Mungkin karena saya kurangnya menelusuri hingga memperdalam buku yang tersebar dimana-mana. Pada mulanya saya pikir Mona Sylviana adalah penulis luar, entahlah. Tapi, Mona adalah perempuan kelahiran Bandung. Perkenalan pertama dengan Mona Sylviana berawal dari sebuah diskusi reboan ASAS―dua puisi saya yang termuat di Pikiran Rakyat dan Radar Cirebon ― dengan seorang senior di ASAS. Beliau memberikan banyak petuah, hingga pada akhirnya meminjamkan saya buku Mona. Membaca Wajah Terakhir Mona Sylviana membuat saya teringat pada O.Henry. Saya mengenal O.Henry 2016 lalu saat seorang kawan menyarankan membaca tulisannya, hingga pada akhirnya saya mendapatkan buku miliknya di sebuah bookfair. Hadiah Ke...